Tampilkan postingan dengan label Liga Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Italia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

Prediksi Pertandingan Serie A : AS Roma VS Juventus



Satu lagi laga panas bakal terhampar pada giornata ke-31 Serie A, akhir pekan ini. Selain duel derby della Madonnina antara AC Milan kontra Inter Milan, sehari berselang publik Negeri Pizza juga akan disuguhkan duel menarik antara AS Roma kontra Juventus. 


Duel Roma kontra Juve akan dihelat di Stadion Olimpico Roma, Senin (5/4/2011) dini hari WIB. Sayang, duel bergensi ini tidak datang di saat yang tepat. Kedua tim tidak dalam posisi kejar-mengejar seperti Milan dan Inter dalam memburu gelar scudetto. Duel Roma-Juve kali ini datang saat kedua klub tidak dalam posisi bersaing meraih mahkota juara. 


Seperti diketahui, saat ini Roma berada di posisi lima klasemen sementara dengan raihan 50 poin, sementara Juve menguntit di belakangnya dengan selisih lima angka (45). Meski demikian, tak berarti laga ini bakal berlangsung tidak menggigit. 


Roma misalnya, skuad yang kini diasuh mantan bintangnya Vincenzo Montella tengah berupaya menyegel satu tempat di zona Liga Champions (posisi empat) yang kini diduduki Udinese dengan keunggulan enam angka. Kemenangan atas Juve dipastikan bakal terus membuka peluang I Giallorossi untuk manggung di kompetisi paling elit Eropa musim depan. 


Sementara Juve, tim asal Kota Turin ini juga masih yakin dan bertekad untuk berjuang mati-matian demi mengakhiri musim di peringkat empat, meski saat ini Alessandro Del Piero terpaut cukup jauh dari Udinese dengan selisih 11 angka. Jika melihat masih ada delapan laga tersisa yang berarti masih ada 24 poin untuk diperebutkan, maka Juve masih punya peluang untuk menggenggam satu tiket playoff Liga Champions musim depan. 



 

Kemenangan 2-1 atas Brescia, pekan lalu, harusnya menjadi motivasi para punggawa Si Nyonya Tua untuk bisa terus meraih kemenangan. Selain menjaga konsistensi, kemenangan atas Roma juga dipastikan bakal menuntaskan dendam Juve yang dipaksa tersingkir dari panggung Coppa Italia usai digilas Roma 0-2 di Turin. 


Merujuk pada pertemuan kedua tim dalam tiga musim terakhir, Roma dan Juve tercatat sudah enam kali bentrok. Juve memiliki rekor lebih baik dengan meraih tiga kemenangan dan hanya dua kali kalah, satu sisanya berakhir imbang. Secara total, dalam satu dekade terakhir kedua tim sudah 42 kali bentrok, dimana Juve sukses meraup 17 kemenangan, sementara Roma hanya meraih 10 kemenangan, sisanya berakhir imbang.

Head to head AS Roma vs Juventus:
28 Jan 2011 (CI) Juventus 0 - 2 AS Roma   
14 Nov 2010 (SA) Juventus 1 - 1 AS Roma    
24 Jan 2010 (SA) Juventus 1 - 2 AS Roma    
30 Agu 2009 (SA) AS Roma 1 - 3 Juventus    
22 Mar 2009 (SA) AS Roma 1 - 4 Juventus

Lima pertandingan terakhir AS Roma:
20 Mar 2011 (SA)  Fiorentina 2 - 2 AS Roma
13 Mar 2011 (SA)  AS Roma 2 - 0 Lazio
09 Mar 2011 (LC)  Shakhtar 3 - 0 AS Roma
05 Mar 2011 (SA)  Lecce 1 - 2 AS Roma
27 Feb 2011 (SA)  AS Roma 2 - 2 Parma

Lima pertandingan terakhir Juventus:
20 Mar 2011 (SA)  Juventus 2 - 1 Brescia
13 Mar 2011 (SA)  Cesena 2 - 2 Juventus
06 Mar 2011 (SA)  Juventus 0 - 1 AC Milan
27 Feb 2011 (SA)  Juventus 0 - 2 Bologna
20 Feb 2011 (SA)  Lecce 2 - 0 Juventus



Prediksi susunan dan formasi pemain AS Roma vs Juventus:


AS Roma (4-3-3): 32-Doni, 17-John Arne Riise, 4-Juan, 5-Philippe Mexes, 29-Nicolas Andres Burdisso, 16-Daniele De Rossi, 20-Simone Perrotta, 7-David Pizarro, 9-Mirko Vučinić, 10-Francesco Totti, 11-Taddei.

Juventus (4-4-2): 1-Gianluigi Buffon, 6-Fabio Grosso, 43-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 43-Frederik Sorensen, 8-Claudio Marchisio, 14-Alberto Aquilani, 4-Felipe Melo, 27-Milos Krasic, 20-Luca Toni, 32-Alessandro Matri. 

Hasil Pertandingan AC Milan VS Inter Milan


AC Milan menunjukan keperkasaannya pada Derby della Madonnina musim ini. Setelah menang pada pertemuan pertama, kali ini I Rossoneri kembali mempecundangi juara bertahan sekaligus rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor 3-0, (2/4).

Bertindak sebagai tua rumah, Milan langsung mengejutkan lewat gol cepat Alexandre Pato. Striker asal Brasil itu berhasil membobol gawang Inter yang dijaga Julius Cesar saat laga baru berjalan kurang dari semenit.

Gol Milan diawali serangan Robinho yang masih mampu dimentahkan kiper Julio Cesar. Namun bola muntahs egera disambar Pato yang berdiri bebas dan tinggal menceploskannya ke gawang kosong.

Terkejut dengan gol cepat, Inter berusaha bangkit. Pada menit ke-19, I Nerazzurri nyaris menyamakan kedudukan saat Giampaolo Pazzini berhasil melakukan penetrasi ke kotak penalti AC Milan. Sayang, tendangan kerasnya masih mampu ditepis oleh kiper Milan, Christian Abbiati.

Peluang kembali didapat Milan pada menit ke-37. Bola hasil tendangan spekulasi Mark van Bommel membentur salah satu bek Inter dan hampir menjebol gawang Julio Cesar. Beruntung, masih ada mistar gawang yang menggagalkan upaya Milan menambah gol.

Striker Inter, Samuel Eto'o memiliki kesempoatan terakhir sebelum turun minum. Sayang, selain sepakannya di muka gawang masih melenceng, striker asal Kamerun itu juga sudah berada pada posisi offside.

Memasuki babak kedua, petaka kembali menghampiri Inter. Penetrasi Pato pada menit ke-54 terpaksa dihentikan Cristian Chivu yang bertindak menjadi pemain terakhir sebelum Cesar. Tanpa ampun, wasit Nicola Rizzoli segera memberikannya kartu merah langsung.

Kehilangan satu pemain belakang membuat inter terpaksa menarik keluar Goran Pandev dan menggantinya dengan Ivan Cordoba. Sayangnya, perubahan yang dilakukan pelatih leonardo itu tak banyak membantu.

Memasuki menit ke-62, Milan justru mampu menambah keunggulan melalui brace yang dicetak Pato. Menerima umpan tarik Kevin-Prince Boateng, Pato yang berdiri tanpa kawalan mampu menceploskan bola ke gawang.

Gol itu sempat mendapat protes dari kubu Inter karena saat menerima umpan Pato dianggap berdiri pada posisi offside. Namun wasit tak menggubrisnya.

Gol kedua Milan membuat mental pemain Inter mulai jatuh, Meski Diego Milito sudah dimainkan pascakembali dari cedera. Namun masuknya Milito tak mampu memberi dampak positif pada permainan Inter.

Bahkan, semenit menjelang laga usai. Milan mampu menambah satu gol setelah wasit menghadiahi penalti akibat pelanggaran Javier Zanetti. Antonio Cassano yang bertindak sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Skor menjadi 3-0 buat Milan.

ironisnya, hanya dua menit setelah mencetak gol tambahan, kartu merah langsung melayang untuknya. Sebelum melakukan pelanggaran, Cassano memang sempat diganjar kartu kuning akibat selebrasi sambil membuka kaosnya. Namun, kartu merah itu tak memberi dampak apa-apa bagi keunggulan Milan. Hingga laga usai, skor 3-0 tetap bertahan.

Dengan tambahan tiga angka dari laga derby ini, Milan kembali menjauh dari kejaran Inter dengan keunggulan 5 poin. Perjuangan Inter pun semakin berat untuk mempertahankan Scudetto musim ini.

Susunan pemain AC Milan vs Inter Milan:

AC Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso (Flamini 51'), Van Bommel, Seedorf; Boateng; Robinho (Cassano 80'), Pato (Emanuelson 84').

Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Ranocchia, Chivu, Zanetti; Cambiasso (Stankovic 74'), Thiago Motta; Pandev (Cordoba 55'), Sneijder, Eto’o; Pazzini (Milito 63').