Jumat, 01 April 2011

Lorenzo Optimistis Bakal Juara di Jerez

foto
Jerez: Juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo mengatakan siap memberikan hasil terbaik bagi suporternya saat tampil di Grand Prix Spanyol,


Lorenzo, hanya mampu melihat Casey Stoner dan Dani Pedrosamenguasai sesi tes musim dingin, meski bisa finis di tempat kedua di lomba pembuka GP Qatar, 20 Maret lalu. Kini ia ingin memberikan hadiah terindah bagi para pendukungnya di Spanyol ketika tampil di kandangan sendiri.

“Saya siap untuk kembali tampil di Jerez. Kami memulai kejuaraan dengan sempurna di Qatar dan saya yakin ini momen bagus untuk tampil bagus buat keluarga dan pendukung saya di sini di Spanyol,” kata Lorenzo, Jumat (¼).

Ketika tampil di Jerez tahun lalu, Lorenzo berhasil memenangkan lomba meski harus memulainya dengan sulit. Namun ia tidak bisa memprediksi hasil lomba kali ini. “Namun tim dan saya akan bekerja keras untuk bisa berada di depan. Jerez adalah trek spesial buat saya, mungkin trek terbaik di dunia,” ujarnya.

Ia mengingat ketika pertama kali menjajal aspal Jerez ketika berusia 15 tahun. Ketika itu Lorenzo baru berusia 15 tahun. “Saya tampil di depan 100 ribu penonton setelah merayakan ulang tahun,” katanya.

Peluang Lorenzo untuk juara di Jerez terbuka lebar. Pasalnya duo Honda Repsol, Stoner dan Pedrosa terlihat akan mengalami kesulitan.

Stoner, juara dunia 2007 tidak pernah menang di sirkuit Spanyol. Pembalap Australia itu hanya mampu naik podium sekali dari sembilan kali penampilan. Adapun masalah bahu membekap Pedrosa, yang akan menjalani operasi setelah tampil pekan ini.

Stoner mengakui meski bisa menjuarai GP Qatar namun belum menemukan performa terbaiknya khususnya di Jerez. “Dalam dua tahun terakhir, saya belum pernah mendapat hasil bagus di Jerez. Setelah tampil bagus di awal musim, kami mempunyai peluang untuk mendapat hasil positif pekan ini,” kata pembalap yang menambahkan bahwa kejuaraan MotoGP baru digelar dan timnya mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Rossi sendiri juga diprediksi masih akan mendapat masalah. Pria asal Italia itu masih merasakan nyeri pada bahunya ditambah belum nyetelnya performanya di Ducati. “Qatar mempunyai banyak tikungan dan wilayah yang mengharuskan pembalap mengerem ke kanan. Itu menyulitkan bahu saya. Kita lihat di Jerez,” kata juara dunia sembilan kali itu.

0 komentar:

Poskan Komentar